Blog

Dampak Kelajuan Fast Fashion

Januari 8, 2024
2 Menit Waktu Baca

Merek-merek fast fashion mendapatkan popularitas besar karena harga yang terjangkau dan koleksinya yang selalu beradaptasi. Namun, tidak dapat dimungkiri bahwa dampak lingkungan akibat industri fast fashion semakin nyata terlihat. Pakaian dari brand fast fashion sering dianggap sebagai barang yang dapat dengan mudah dibuang. Hal ini disebabkan oleh aspek harga yang seringkali terlalu murah yang sejalan dengan kualitas di bawah standar–yang menjadi kontributor terbesar atas persepsi tersebut.

Fenomena Fast Fashion

Fast fashion dapat dicirikan oleh proses produksi cepat pakaian murah yang mengekor tren terbaru dari catwalk. Kini, konsumen dibanjiri beragam opsi dari retail terkemuka yang terjangkau dan relatif modis. Istilah "fast fashion" diperkenalkan oleh Zara pada 1990-an untuk meningkatkan efisiensi produksi dan siklus distribusi dalam waktu 15 hari. Sejalan dengan keberhasilan efisiensi ini, terciptalah standar baru dalam industri ini.

Siklus yang cepat dalam merancang, memproduksi, dan mendistribusikan pakaian-pakaian ini memungkinkan brand untuk menyajikan beragam produk melalui produksi massal. Oleh karena itu, daya tariknya bagi konsumen ritel adalah kecepatan, harga yang terjangkau, dan produk yang modis. Frasa pamungkas fast fashion, "lead time",  mencerminkan efisiensi supply chain. Lead time ini bervariasi tergantung merek-mereknya; beberapa bahkan mampu memproduksi artikel baru dalam waktu hanya dua minggu. Namun tentunya, lead time yang lebih singkat turut berkontribusi pada peningkatan limbah dalam industri ini.

Polusi Fashion

Laporan Quantis International tahun 2018 mengidentifikasi kontributor utama terhadap polusi dalam industri fashion, yaitu pewarnaan dan finishing (36%), produksi benang (28%), dan produksi serat (15%).
Produksi serat, khususnya penanaman kapas, berdampak signifikan pada penggunaan air berlebihan dan penurunan kualitas ekosistem secara umum. Proses-proses ini pun secara lebih lanjut bergantung pada energi fosil yang memberikan dampak terbesar terhadap penipisan sumber daya. Menurut Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, emisi yang berasal dari manufaktur tekstil diperkirakan akan meningkat sebanyak 60% pada tahun 2030.

Solusi Demi Hidup Berkelanjutan

Terlibat dalam konsep slow fashion dan menolak mengikuti setiap tren baru bisa menjadi langkah efektif untuk mengurangi dampak lingkungan. Konsumen perlu turut memahami bahwa tren seringkali bersifat sesaat, beberapa tren hanya bertahan sekitar setahun atau satu musim, dan bahkan ada yang tidak bertahan sebulan.

Pengaruh media sosial terhadap industri fashion juga mempercepat perubahan tren dengan sangat signifikan. Meskipun begitu, dampak ini juga membuka peluang untuk meningkatkan proses pengambilan keputusan yang lebih baik. Menekankan pentingnya membuat pilihan yang bertanggung jawab perlu dilakukan demi menciptakan masa depan yang berkelanjutan.


Peran pemilik brand tentunya sangat vital dalam membentuk industri fashion. Dalam usaha menekan dampak lingkungan, brand owner dapat dengan mengadopsi praktik yang lebih sustainable. Mulai dari mengeksplorasi bahan alternatif--memberikan prioritas pada opsi yang ramah lingkungan, serta merancang produk agar lebih tahan lama dan dapat didaur ulang merupakan hal yang bisa dikendalikan brand owner. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ini, brand tidak hanya menciptakan produk, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lanskap fashion yang lebih sadar dan ramah lingkungan, serta bertanggung jawab.


Ikuti perkembangan terbaru di bidang tekstil, garmen, dan produksi, serta segala hal terkait fashion dengan mengikuti kami di Instagram, atau gunakan resource kami di sini.

Blog dan Artikel
Artikel Terbaru

Kontak Kami

Mari Berkenalan Lebih Lanjut dengan Mengikuti Kami di Media Sosial!
Cloami HQ
Jl. Cibaligo No.149, Kota Cimahi, Jawa Barat 40533

Mari saling terhubung!

Kontak kami untuk pertanyaan dan info lebih lanjut.





    Isi detail untuk Chat sekarang

    WhatsApp Chat Now
    arrow-leftarrow-right