Blog

material tekstil anehmaterial tekstil aneh

5 Material Tekstil Aneh yang Mungkin Kamu Belum Pernah Dengar

Januari 21, 2025
3 Menit Waktu Baca

Saat kita berpikir tentang bahan kain, mungkin kita akan berpikir tentang kai katun atau sutra. Tapi, inovasi dalam pembuatan fabrics telah banyak mengenalkan inovasi yang sangat unik. Kain-kain ini tidak hanya menarik dari segi material bahannya, tetapi juga terdengar sangat aneh dan tidak terbayangkan. 

Penasaran bahan tekstil apa saja, sih, yang kayaknya gak mungkin ada di industri fashion? Simak pembahasan menarik dari Cloami berikut, yuk!

1. Kulit Jamur

material tekstil aneh
Via Material District

Kulit jamur, atau mycelium, adalah bahan yang dihasilkan dari struktur akar jamur. Mycelium dibudidayakan hingga menghasilkan bahan padat yang mirip kulit hewan. Setelah dipanen bahan ini bisa diwarnai juga, lho! Mycellium dikenal ramah lingkungan dan memerlukan lebih sedikit air dan energi dibandingkan dengan produksi kulit konvensional.

Ternyata, desainer fashion sudah banyak yang menggunakan jamur untuk mengolah item fashion mulai dari tas tangan hingga sepatu dan pakaian. Karena lebih ramah terhadap lingkungan, banyak yang sangat suka bahan ini karena nilai ethical-nya.

2. Protein Susu

Via Handowen

Kalau bahan kulit sapi mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana kalau yang dijadikan bahan adalah susu sapi? Nah, ternyata susu yang diekstraksi bisa menghasilkan kasein yang bisa diolah menjadi kain. Melalui proses kimia dan mekanis, protein ini dipintal seperti sutra hingga menjadi serat yang lembut. Ketika selesai, kain dari kasein ini mirip dengan bahan kasmir, yang ketika disentuh terasa sangat mewah.

Yang membuat kain protein susu sangat menarik adalah potensi pemanfaatan limbah susu menjadi tekstil. Alih-alih membuang susu yang kedaluwarsa atau surplus, bahan ini susu yang bersisa bisa diolah menjadi tekstil berkualitas tinggi. Kain ini telah digunakan di segala hal mulai dari pakaian dalam hingga gaun couture, lho!

3. Serat Nanas

Via Bolsos Pinatex

Dikenal sebagai Piñatex, kain inovatif ini ternyata terbuat dari serat daun nanas. Daun-daun yang seharusnya dibuang ketika buah nanas dipanen ternyata bisa diubah jadi bahan yang tahan lama. Piñatex tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga serbaguna dan bisa digunakan untuk membuat sepatu, tas, hingga furniture.

Proses mengubah daun nanas menjadi kain punya dampak lingkungan yang minimal, karena tidak memerlukan tambahan lahan atau sumber daya air. Teksturnya sedikit lebih kasar dibandingkan kain tradisional, memberikan tekstur yang unik saat dipakai. Desainer fashion menyukai Piñatex karena nilai lingkungan dan teksturnya yang sangat unik.

4. Sutra Laba-laba

Via Wired

Gimana jadinya kalau bahan sutra dibuat dari jaring laba-laba. Nah, ternyata material tekstil sintetis ini adalah salah satu bahan paling canggih dalam industri tekstil. Kain bioengineering ini meniru kekuatan, elastisitas, dan sifat ringan dari jaring laba-laba dan diproduksi di laboratorium dengan bantuan mikroorganisme.

Selain daya tahan, sutra laba-laba juga hipoalergenik alias bisa terurai dengan sangat mudah di tanah. Meskipun produksinya masih mahal dan rumit, bahan ini bisa diolah menjadi pakaian atletik hingga industri medis, seperti jahitan dan ligamen buatan. Karena kecanggihannya, sutra laba-laba sering dianggap simbol inovasi dalam dunia fashion dan teknologi material tekstil.

5. Ampas Kopi

Via Sprudge

Ampas kopi yang sering dibuang sebagai sisa makanan, ternyata bisa diolah sebagai bahan kain, lho!. Melalui teknik daur ulang, ampas kopi diubah menjadi benang yang dapat dipintal menjadi material tekstil. Bahan ini menawarkan fitur unik, yakni bisa melindungi bau, karena biji kopi terkenal bisa menyerap bau tidak sedap. Selain itu bahan ini juga bisa melindungi paparan sinar UV dan punya tekstur yang mudah kering apabila terkena air.

Dengan mengolah produk limbah kopi, industri tekstil bisa berkontribusi mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir. Enggak jarang, brand besar juga sering menggunakan bahan yang bernama kafetex ini ke dalam item fashion mereka karena sifatnya yang mendukung sustainability.


Industri fashion terus mendorong inovasi dengan menggabungkan bahan-bahan yang aneh namun punya banyak fungsionalitas. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif untuk kain tradisional, tetapi juga menginspirasi era baru kreativitas dan posibilitas dalam industri tekstil. 

Buat kamu yang tertarik dengan industri tekstil dan bisnis fashion, ikuti terus tulisan menarik lainnya hanya di Cloami, ya!

Blog dan Artikel
Artikel Terbaru

Kontak Kami

Mari Berkenalan Lebih Lanjut dengan Mengikuti Kami di Media Sosial!
Cloami HQ
Jl. Cibaligo No.149, Kota Cimahi, Jawa Barat 40533

Mari saling terhubung!

Kontak kami untuk pertanyaan dan info lebih lanjut.





    Isi detail untuk Chat sekarang

    WhatsApp Chat Now
    arrow-leftarrow-right